Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

Saniangbaka Tuan Rumah MTQ Tingkat Kecamatan X Koto SingkarakTingkat

Posted by majalahsaran pada Agustus 29, 2009

Musabaqah Tilawatil Qur’an  (MTQ ) tingkat Kecamatan  X  Koto Singkarak  yang ke 34 merupakan agenda  tiga tahunan insyaallah akan dilaksanakan  di nagari Saniangbaka  sekitar bulan Juli tahun 2010. Kegiatan MTQ  tersebut akan diikuti oleh  8 nagari     yang ada di Kecamatan X Koto Singkarak .

Dasrizal  Candra Bahar selaku Wali  Nagari Saniangbaka.  ketika ditanyakan tentang persiapan Saniangbaka  sebagai tuan rumah  pada MTQ  ke -34 mengatakan bahwa sebagai langkah awal  harus  ada  pembenahan  dan pembentukan  kembali kepengurusan LPTQ sebagai badan  yang telah ditunjuk  membidangi kegiatan MTQ di kenagarian Saniangbaka. Setelah terbentuknya kepengurusan  yang baru diharapkan segera menyusun menyusun  program yang mengarah pada persiapan   kafilah Saniangbaka selaku tuan rumah nantinya. ketika  hal ini dikonfirmasikan kepada ketua LPTQ Saniangbaka dijabat oleh  Drs Irfan Umir dt Mustafa  akan mengadakan rapat  anggota  yang diadakan  dalam waktu dekat .

Berkaitan dengan persiapan MTQ ke -34 Tingkat Kecamatan X Koto Singkarak juga  di  tanyakan kepada  Atrizon S.Pd selaku ketua BMN   Saniangbaka menyatakan  bahwa  dari segi pendanaan perlu dianggarkan  oleh pemerintahan nagari  melalui sumber  alokasi anggaran dana DAUN dan  sumbangan  warga Saniangbaka yang ada  baik dikampung halaman maupun yang ada  diperantauan, sebab persiapan  tanpa didukung oleh dana  yang memadai  hasilnya  tidak akan maksimal sesuai dengan apa yang diharapkan.

Menengok  prestasi  nagari saniangbaka pada MTQ  sebelumnya tahun 2008 yang diadakan di nagari Aripan, Saniangbaka  hanya berada pada rangking terakhir  alias nomor poncit. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Rusmadi Panito Pinyangek yang merupakan salah seorang  ofosial kafilah nagari Saniangbaka bahwa  prestasi  tersebut merupakan yang terburuk dan memalukan dari kegiatan MTQ  kecamatan yang telah diikuti  sebelumnya. Sekiranya pemerintahan nagari  bersama LPTQ  mempersiapkan  dengan matang melalui pembinaan-pembinaan bibit-bibit kafilah,  tidak  main cakau  atau karbitan kenyataan tersebut  tidak akan terjadi

Ridwan Husen kepala MTsM Saniangbaka sekaligus menjabat sebagai P3NTR   nagari Saniangbaka  mengomentari  bahwa sebenarnya persoalan langkanya  bibit  yang akan menjadi  kafillah Saniangbaka  tidak lepas dari kuatnya  magnet pengaruh lingkungan  seperti TV. dan adanya kegiatan Khatam Qur’an  atau  Tamat Kaji  terlalu dini yang terkesan  di karbit  sehingga anak yang telah  melewati kegiatan tersebut merasa sudah cukup dan tidak perlu lagi datang mengaji ke surau . malah  ada sinyalemen  alah 8 ekor jawi dirabahan  namun mengaji ndak juo jadi samparono. atau memang rang Saniangbaka tidak punya bakat ,tidak hobi  dalam seni baca Al’Quran

Apabila memperhatikan sarana dan potensi  yang ada di Saniangbaka  prestasi  yang diukir  dalam  bidang MTQ semestinya berbanding lurus  dengan banyak dan rancak-rancaknya  Surau  di Saniangbaka  serta   potensi SDM yang  lumayan bagus, sebenarnya  ada apa yang salah  ?  masih ada waktu untuk mempersiapkan, Dalam kondisi saat ini  lebih tepat kita pinjam  motto kampanye  pasangan JK Wiranto  “ Lebih cepat lebih baik “.dan asalkan kita warga Saniangbaka tidak menganggap remeh  kegiatan seperti ini

Melalui kerjasama yang baik  antara pemerintahan nagari, kepengurusan LPTQ yang baru dan elemen masyarakat lainnya  baik yang di kampuang maupun yang dirantau  diharapkan   MTQ  yang  ke -34  tahun 2010, Saniangbaka bisa memperbaiki  rangking,.  sekaligus  sukses dalam penyelenggaraan sebagai tuan rumah . amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: