Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

Pelepasan Pemberangkatan Calon Jamaah Haji Saniangbaka

Posted by majalahsaran pada November 30, 2009

Dari 176  orang calon jamaah haji Kabupaten Solok pada musim haji tahun ini, sejumlah 20 orang diantaranya berasal dari nagari Saniang­baka. Secara faktual, jumlahnya tentu lebih dari itu, karena orang Saniangbaka ada di mana-mana.

Menjadi calon jamaah haji sekarang ini tidaklah mudah. Walaupun punya uang cukup, jangan berharap bisa langsung berangkat begitu mendaftar. Anda ter­lebih dahulu masuk daftar tunggu, terkadang hingga ber­tahun-tahun. Boleh jadi ini disebabkan oleh mening­katnya kesadaran beragama, sehingga jumlah peminat dari tahun ke tahun terus bertambah.

Di tengah sulitnya proses pendaf­taran untuk berangkat ke tanah suci,   tentu patut di­syukuri jika calon jamaah Saniangbaka kali ini lumayan banyak. Dari 176  orang calon jamaah haji Kabu­paten Solok pada musim haji tahun ini, sejumlah 20 orang diantaranya berasal dari nagari Saniang­baka. Secara faktual, jumlahnya tentu lebih dari itu, karena orang Saniangbaka ada di mana.

Menurut informasi yang didapat,  dalam rom­bongan haji Kota Solok, juga terdapat lima orang calon jamaah haji asal Saniang­­baka. Rom­bongan jamaah haji dari Kabupaten Solok dan Kota Solok kebetulan berangkat secara bersamaan, yakni hari Selasa, 3 November 2009.

Sudah menjadi tradisi jamaah haji asal Saniangbaka dilepas pemberang­katannya  melalui suatu acara yang di­koor­dinir oleh Syafri Malin, pengurus Masjid Raya Saniangbaka. Calon jamaah haji sebelumnya melakukan  sholat  subuh dan sholat sunat lainya, kemudian secara bersama-sama berjalan menuju Kapalo Labuah, diiringi oleh  keluarga, karib-kerabat dan orang kampuang, serta drum band Madrasah Tsanawiyah Mu­ham­madiyah (MTsM) Saniang­baka.

Menurut tradisi sebelumnya per­jalanan calon jamaah haji dari Masjid Raya menuju Kapalo Labuah diiringi oleh tim qasidah rabana, dengan lantunan lagu-lagu bernuansa Islami. Biasanya ada keluarga dan karib-kerabat yang sengaja datang dari rantau untuk mele­pas keberangkatan anggota keluarga di kampuang yang menunaikan panggilan Illahi untuk menunakan rukun Islam yang ke lima ini.

Perjalanan calon sang jamaah haji adalah gambaran menuju kehidupan di kampuang akhirat, karena sewaktu ibadah  di tanah suci nanti  jamaah haji  mengena­kan pakaian ihram yang tak berjahit. Maka pantaslah kiranya calon jamaah haji, keluarga, kerabat menyerahkan semuanya kepada taqdir dari Allah SWT semoga  selamat dalam perjalanan dan kembali ke kampuang  menjadi haji yang mabrur. Dan bagi keluarga, kerabat dan orang kampuang yang memberikan ucapan selamat dalam   keberangkatan calon jamaah haji menaruh harapan dengan niat yang  juga ada semoga tahun –tahun berikutnya  juga diizinkan atau diberi kesempatan oleh Allah SWT.

Proses acara pemberangkatan yang berlangsung di Kapalo Labuah dengan bentuk acara yang sederhana. Bertindak sebagai pembawa acara Ridwan Husein, pengumandangan suara azan oleh Alfi, sepatah kata   dari jamaah yang berang­kat diwakili oleh Wardi Atin Kundua. Kemudian sambutan dari Dasrizal Candra Bahar selaku Wali Nagari Saniangbaka, pembacaan do’a oleh Bahar Gafur, dan pengumandangan suara Azan oleh Pakih Samsudin.

Wardi Atin Kundua selaku yang mewakili calon jamaah menyampaikan ucapan terima kasih kepada kerabat, hadirin semua  yang telah meluangkan waktu menghadiri acara  pelepasan pem­berangkatan calon jamaah haji. “Kami juga mohon maaf kepada hadirin  atas segala kesalahan, sehingga tidak menjadi ganjalan dalam menempuh perjalanan ibadah haji,” katanya.

Adapun nama-nama calon jamaah haji asal Saniangbaka dalam acara pele­pasan pemberangkatan tersebut — di an­tara­nya terdapat nama-nama Pasang­an Suami Istri (Pasutri) — adalah : Dasril Abdul Gani, Dakma Yelis Dinar, Bakri Nurut Pandang, Marnis Marin Lamrah, Nurma Yeti Muhammad Nur, Lisma Bakar Liki, Roslina Alam Mantari, Saguji Abdul Manar,Zaherlis Bakar Buyuang, Parni binti Ja,far, Sri Fentri Diantri Syafri Bayman, Ajis Majid bin Majid, Asmal Kasim Marwas, Zainal Lukman Samin, Rini Filiza Zainal Lukman, Hilna  Akib Lanjut, Jaslidar Syofyan Saleh, Nurjani Leba betok, Wardi Atin Kundua.

Diantara jamaah haji diatas yang termuda adalah Sri Fentri Diantri Syafri Bayman.  1  (Nusa)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: