Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

Kafilah Saniangbaka Juara III

Posted by majalahsaran pada Februari 28, 2010

MTQ Tingkat Kecamatan X Koto Singkarak di Saniangbaka Berlangsung Meriah

Musabaqah Tilawatil Qur,an (MTQ) Tingkat Kecamatan  X Koto Singkarak yang dilaksanakan di Nagari  Saniangbaka, 23 – 24 Februari 2010,  berlangsung meriah. Rangkaian kegiatan yang diawali dengan Pawai Taaruf kafilah MTQ dilepas langsung oleh Bupati Solok H.Gusmal Dt Rajo Lelo.SE.MM. Peserta pawai diikuti oleh seluruh   Kafilah  MTQ,  utusan  TK Aysiah, MDA, SD,SLTP 4, MTsM /SMA/MAM , BKMT Nagari Saniangbaka. Pawai Taaruf  dimulai dari Balai Gadang  finis di komplek Masjid Raya dimeriahkan dengan penampilan Drum Band MTs Muhammadiyah Saniangbaka.

Bertempat  di halaman Masjid Raya dilangsungkan acara pembukaan   MTQ ke-34 Tk Kecamatan X Koto Singkarak, sejumlah  tokoh  dan warga masyarakat Saniangbaka  menghadiri   alek nagari  tersebut. Pembacaan Kalam Ilahi oleh Bukhari S.Ag Qari kec. X Koto Singkarak sebagai pembuka acara dilanjutkan dengan Mars MTQ oleh  Siswa/I SLTP 4 X Koto Singkarak.

Acara selanjutnya diisi laporan ketua panitia, sambutan Wali Nagari Saniangbaka Dasrizal Chandra Bahar, Camat X Koto Singkarak Drs.Dafrizon .MM,  Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok Ir Edi Sumanto MSi, Kakandepag Kabupaten Solok Drs.H.Syahrul Wirda.MM, serta sambutan sekaligus pembukaan secara resmi  oleh Bupati Solok H.Gusmal Dt Rajo Lelo SE.MM.

Kemudian dilakukan pengambilan sumpah Dewan Hakim, penyerahan piala bergilir dari Wali Nagari Aripan kepada Camat X Koto Singkarak diteruskan  kepada Wali Nagari Saniangbaka  dan diserahkan lagi kepada Nusa Jaya S.Ag. SPd selaku Ketua Panitia Pelaksana  MTQ. Rangkaian acara pembukaan ditutup dengan pembacaan Doa oleh Ridwan Husein P3NTR Nagari Saniangbaka. Sebelum pulang rombongan Bupati beserta undangan  dijamu dengan  makan bajamba  di lantai 2 gedung MDA Masjid Raya Saniangbaka

H.Gusmal Dt Rajo Lelo .SE.MM  dalam sambutannya menyampaikan  bahwa kegiatan MTQ  perlu   diadakan. Pemberian tunjangan kepada guru ngaji di TPA juga perlu dilakukan. Dalam tahun Anggaran 2009,  Pemda Kabupaten  Solok sudah memberikan tunjangan kepada 2500 guru TPA di Kabupaten Solok. Agama Islam perlu disyiarkan oleh marketer  secara professional. Salah satu bentuknya melalui orang yang bisa membuat orang lain tergugah untuk membaca, memahami dan mendalami Al’qur’an. Diakui  bahwa zaman sekarang sulit mencari orang yang pandai dalam seni baca Al’qur,an. Melalui MTQ masyarakat didorong untuk senantiasa memperhatikan segi pendidikan keagamaan generasi mendatang.

Drs.H. Syahrul Wirda.MM, Kakandepag Kabupaten Solok, dalam sambutannya mengingatkan perlunya membumikan Al’qur,an dalam praktek keseharian masyarakat. Menjadi juara dalam MTQ bukanlah tujuan akan tetapi yang lebih penting adalah sebagai media perekat silaturahmi dan media untuk memotivasi umat Islam mencintai dan memaknai isi kandungan Al-Qur,an. Warga masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dengan banyaknya ajaran sempalan yang menyesatkan sekarang ini. “Setiap keluarga muslim perlu dibentengi dengan dasar-dasar akidah Islam yang kokoh, hal ini perlu manjadi perhatian bersama,” ucapnya.

Kegiatan MTQ  ke-34 Tingkat  Kecamatan X Koto Singkarak kali ini memusabaqahkan 5 cabang dengan 4 lokasi perlombaan, Cabang tilawah bertempat di Masjid Raya, cabang Tartil Qur,an bertempat di Mushalla Istiqlal (Surau Tangah), cabang MFQ(cerdas Cermat) bertempat di MTsMuhammadiyah, Cabang MSQ dan Khutbah Jum’at bertempat di Masjid Taqwa Muhammadiyah. Kematangan  persiapan dan kekompakan panitia tuan rumah sedikit mendapat pujian tersendiri oleh Bupati Solok.

Pelaksanaan MTQ ke -34 yang terbilang sukses   bagi Nagari Saniangbaka merupakan  momen yang mempunyai arti tersendiri, khususnya bagi tuan rumah dalam  upaya mambangkik batang tarandam. Sebagaimana diungkapkan sendiri oleh salah seorang panitia, ini adalah sebuah pembelajaran bagi warga masyarakat Saniangbaka bahwa ternyata nagari –nagari lain hebat-hebat tetap memperhatikan segi pembinaan pendidikan Al-qur.an. Bagaimana dengan masyarakat Nagari Saniangbaka?

Lebih lanjut dijelaskan, ke depan melalui LPTQ perlu melakukan menyusun dan melaksanakan  program secara berkelanjutan. Hal tersebut tidak bisa lepas dari pendanaan dan partisipasi, kerjasama pemerintahan nagari dengan seluruh masyarakat Saniangbaka. Kalau tidak pengalaman pahit nagari Saniangbaka sewaktu MTQ ke-33 di Aripan terulang kembali.

Kegiatan MTQ ke-34 Tingkat Kecamatan X koto Singkarak yang pendanaan dari segi hadiah dan biaya transport atau honor  dewan hakim dibantu oleh panitia kecamatan, sementara  biaya selain itu adalah tanggung jawab tuan rumah. Panitia tuan rumah telah mengupayakan pemasukan dana dari sumbangan warga melalui  kopon sumbangan  MTQ pelanggan Listrik selama dua bulan, sumbangan dari Murid dan siswa, sumbangan dari PNS yang bertugas di dalam dan di luar Saniangbaka. Selain itu sumbangan menjalankan katidiang bareh dari rumah ka rumah yang koordinir oleh kepala Jorong  di wilayahnya masing-masing, sumbangan dari beberapa IWS dan sumbangan  pribadi lainnya. Atas nama  seluruh Panitia, LPTQ dan pemerintahan Nagari Saniangbaka mengaturkan terima kasih kepada seluruh kafilah dan yang ikut membantu, semoga Allah SWT  membalas-Nya.

Ketua LPTQ Saniangbaka sekaligus sebagai Ketua Panitia, Nusa Jaya menjelaskan, setelah MTQ kali ini, ke depan  LPTQ perlu  menyusun dan melaksanakan  program secara berkelanjutan. Terlaksananya program tersebut tidak bisa lepas dari segi  pendanaan, partisipasi, dukungan serta kerjasama pemerintahan nagari dengan seluruh warga. “Kalau tidak, pengalaman pahit nagari Saniangbaka sewaktu MTQ ke-33 di Aripan terulang kembali,” ucapnya.

Pelaksanaan MTQ ke-34 ini ditutup secara resmi oleh Camat X Koto Singkarak di Masjid Raya Saniangbaka. Kafilah Nagari Saniangbaka  berhasil memperbaiki peringkat  dari peringkat 8 pada MTQ sebelumnya menjadi peringkat juara III. Adapun Juara Umum diraih oleh kafilah nagari Aripan, Juara II Sumani. Sedangkan peringkat keempat dan seterusnya diraih kafilah Nagari Koto Sani, Tikalak, Singkarak, Kacang dan Tanjung Alai. MTQ selanjutnya akan dilaksanakan tahun 2012  dengan menetapkan Nagari Koto Sani sebagai tuan rumah. (nusa)

Satu Tanggapan to “Kafilah Saniangbaka Juara III”

  1. rheta tikalak said

    ayo singkarak maju terus,,,permintaan kpda kepala Depag untuk mangadakan latihan membaca Al-quran setiap minggunya d mesjid nagari masing2 yang gunanya untuk melatih dan mempersiapkan MTQ tahun berikutnya.Dengan mendatangkan pelatih2 kecamatan atau kabupaten.biar lebih ada persiapan yang lebih matang!karna ini adalah kendala yang pertama,tikalak jangan putus asa maju terus kalian pasti bisa!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: