Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

Wali Nagari Dasrizal Chandra Bahar: Lima Sasaran Perlu Dibukanya Jalan Tampat

Posted by majalahsaran pada Februari 28, 2010

Dibukanya jalan baru dari Kapalo Banda ke Aia Angek atau jalan Tampat, membuka harapan baru.  Menurut Wali Nagari Dasrizal Chandra Bahar, ada Lima sasaran yang dapat diharapkan dengan dibukanya jalan tersebut.

“Pertama, bidang pertanian dan perkebunan. Kedua, perluasan kampong. Ketiga, pemakaman umum. Keempat olahraga buru babi, dan yang kelima adalah ajang ofroad,” demikian penjelasan Dasrizal kepada Saran. Selain itu dapat juga ditambahkan dengan program wisata panorama dan sebagainya.

Pembangunan infrastruktur jalan yang telah dibiayai oleh pemerintah tersebut memang perlu dimanfaatkan dengan sebaik- baiknya. Lokasinya yang dekat sehingga mudah diakses, akan mengurangi perasaan jauh dari nagari bila dijadikan tempat tinggal.

Kalau diperhatikan, tiga hal pertama dari lima poin di atas adalah masalah paling urgen. Pertama, tentang pertanian dan perkebunan, adanya penambahan lahan untuk itu sungguh sangat penting. Lahan yang tersedia sudah tidak lagi mencukupi, malah terus berkurang karena banyak sawah berobah fungsi, sementara jumlah keluarga terus bertambah.

Begitu juga yang kedua, pembangunan kampung/pemukiman baru dekat dengan lokasi garapan adalah hal yang tepat. Itu membuat proses penggarapan lahan menjadi mudah. Upaya mengangkut hasil tani dan kebun  menjadi efektif dan efisien, baik dari segi waktu, biaya dan tenaga.

Sedangkan masalah pakuburan juga langsung terjawab, tinggal kita menyepakati di titik mana lokasi yang cocok. Seandainya pemakaman umum Nagari sudah ada, dan   pemindahan kuburan itu dilakukan, maka akan tersedia ruang cukup untuk dibangun fasilitas umum dan social , seperti gedung olah raga, taman dan sebagainya.

Oleh karena itu perlu ditetapkan langkah dan strategi untuk bisa mewujudkannya. Dibutuhkan kajian yang mendalam dari berbagai aspek. Semua pihak perlu mendukung, sebab manfaatnya tentu akan dirasakan juga oleh semua bila cita-cita itu terwujud.

Kita punya banyak cadiak pandai untuk mengkaji lebih dalam tentang apa saja faktor pendukungnya. Perlu dilakukan diskusi dan pengkajian serius tentang itu. Kebutuhan akan lahan baru untuk pertanian/ perkebunan dan pemukiman itu sudah mendesak. Bila posisi Kapalo Banda- Aia Angek itu sudah kita ramaikan, maka angan- angan untuk memanfaatkan lokasi Gaduang Beo akan semakin mudah.

Kalau boleh punya usul, jadikan Penuntasan Proyek Jalan Tampat itu sebagai program utama saat pulang basamo nanti. Sebagaimana kita ketahui, jalan itu masih tersisa sekitar 1 km. lagi menuju Aia Angek. Bila itu tersambung, tentu segala manfaat yang diharapkan tadi dapat semakin cepat terwujud. (yd)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: