Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

Yunisbar Marah Banso, Ketua Tangaya Ofroad

Posted by majalahsaran pada Februari 28, 2010

Mantapkan Peduli Lingkungan Bersih

Tangaya Ofroad melakukan rapat pergantian kepengurusan di Kantor Jorong Balai Lalang Saniangbaka, 7 Januari lalu.   Sebelumnya jabatan ketua dipegang  oleh Edi Junaidi kemudian digantikan oleh Yunisbar Marah Banso. Sebagai wakil ketua Niko Sukma , Sekretaris  dipercayakan kepada Kristison Kamil dan sebagai Bendahara diserahkan kepada Novel.

Kepengurusan baru yang terbentuk secara sigap menyusun dan merealisasikan programnya. Di antara program yang dilaksanakan adalah program peduli lingkungan  dalam bentuk  kegiatan gotong royong, Arisan anggota sekali sebulan. Jadi dapatlah ditepis atau tidaklah benar bahwa  ada sebagian orang yang berasumsi komunitas  Ofroader  identik dengan gagah-gagahan atau show saja.

Tangaya Ofroad merupakan perkumpulan pemuda Saniangbaka yang mempunyai bakat dan hobi dalam bidang Olahraga kendaraan motor roda dua. Di samping itu olahraga Ofroad  membutuhkan keberanian, nyali yang kuat, ketrampilan  dan kebersamaan yang tinggi  dalam  menaklukkan medan jalan.

Olahraga yang satu ini di nagari Saniangbaka banyak diminati anak muda.  Sacara laten disadari  bahwa Tangaya Ofroad telah dijadikan   salah satu media perekat silahturrahmi.  Maka tidak heran bila Tangaya ofroad punya hubungan baik dengan komunitas  olah raga Ofroad di daerah lain seperti Solok dan Buktinggi.

Yunisbar Marah Banso ketika dihubungi SARAN, menerangkan bahwa kegiatan gotong royong yang diprogramkan oleh Tangaya Ofroad adalah bentuk kepedulian terhadap lingkungan Saniangbaka. ”Secara kasat mata nagari kita sudah lama terkesan tidak terurus, semrawut Samak seperti tak ada penghuni saja. Lalu  siapa lagi yang mau berbuat untuk kebersihan nagari kita Saniangbaka, tidak mungkin  orang dari nagari lain yang akan membersihkan nagari kita,” ucapnya.

Untuk tahap awal bulan pertama kegiatan goro diadakan  1  x  seminggu  tiap hari jum’at dan pada bulan berikutnya 1 x sebulan harinya  jum’at pertama di bulan tersebut. Kebanyakan anggota Tangaya Ofroad secara sukarela membawa sendiri perlengkapan goro yang dimilikinya seperti sabit, cangkul bahkan  mesin potong rumput.

Lokasi  yang ditargetkan   mulai dari Batas Nagari Sumani sampai ke Pinang, jalan dari Balai Panjang hingga ke arah Aia lasi. Warga masyarakat seharusnya ikut bepartisipasi artinya jangan jadi penonton. Kegiatan gotong royong  ini akan sangat relevan  dengan ditunjuknya   Nagari Saniangbaka sebagai tuan  rumah dalam pelaksanaan MTQ Tk Kecamatan X Koto Singkarak.

Mencermati kegiatan- Gotong royong yang digagas  oleh Tangaya Ofroad sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat luas. Sepintas disimpulkan  bahawa komunitas Tangaya ofroad lebih , aktif dan kreatif bila dibandingkan dengan organisasi kepemudaan  lainnya yang ada dalam nagari  Saniangbaka. Sebutlah  Karang taruna, IPPSB.

Mengenai IPPSB  sebagai wadah berkumpulnya pemuda pelajar dalam kegiatan-kegiatan yang positif saat sekarang ini dalam keadaan mati suri. Jujur diakui bahwa  pada era tahun 70 an 80an dan 90an, IPPSB (Ikatan Pemuda Pelajar Saniangbaka) sangat eksis  dengan kegiatan-kegiatan yang dapat menambah rasa banagari, seperti kegiatan bidang Olah Raga, Kesenian, keagamaan, sosial dll.

Diamati secara bbyektif  dapat dikemukakan beberapa  penyebabnya diantaranya adalah sudah banyaknya media-media eletronik yang banyak memanjakan generasi muda seperti TV, Internet, HP.  Kemudian  tenaga pikiran dan waktu para pelajar,  terkuras hanya untuk  mencapai target-target  yang telah ditetapkan sekolah dan pemerintah yang mengharuskan pelajar belajar dan belajar. Akibatnya kebanyakan pemuda pelajar  menjadi  tidak punya kepekaan sosial,  tidak tertarik dengan kegiatan berorganisasi di tengah masyarakat dan keadaan ini diperparah, kerena tidak adanya senior dan panutan yang mengarahkan.

Menyikapi kondisi di tengah masyarakat  Saniangbaka  maka   pemerintahan nagari Saniangbaka  seharusnya saling  bergandengan dan bekerjasama yang baik dengan komunitas  Tangaya Ofroad, dan kita berharap   semoga organisasi pemuda lainnya tidak mau ketinggalan berlomba-lomba berkontribusi untuk kemajuan nagari Saniangbaka tercinta. (Nusa)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: