Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

Eddy Anjas, Sang Penyanyi, Kelola Cadas Olahan di Lekok Puruk

Posted by majalahsaran pada Juni 6, 2010

Petang menjelang menelusuri jalan ke arah Tonggak vila terlihat  beberapa orang Bapak  yang telah seharian bekerja di sawah dan ladangnya. Mereka  hendak  kembali pulang ke rumah. Dari arah yang berlawanan tampak beberapa anak-anak ABG    mengendarai motor,  melintasi jalan aspal yang sudah mulai rusak.

Anak-anak ABG itu sambil bercengkrama menikmati suasana tonggak Vila yang sedikit  mulai berubah. Sebelumnya lingkungan sekitar Lekok Puruk agak marimba terkesan tidak terurus, sampah, kaca-kaca pecah  dibuang disini  entah dari mana asalnya, pada hal dulu merupakan areal persawahan.

Tanpa terasa motor yang dihidupkan dari rumah telah mengantarkan saya ke lokasi Pengolahan cadas  di Lekok Puruk    Saniangbaka. Rumah Kayu berdiri kokoh persis dipinggir jalan, sengaja dibangun guna tempat  peristirahatan pengelola atau pekerja.

Ketika Saran berjalan ke bangunan kayu tempat mesin, mendapati   Edy Anjas  sedang asyik mamperbaiki pasangan generator yang masih tahap uji coba. Secara spontan dia menghentikan sementara pekerjaan yang tengah dilakukan. Tersirat di raut wajahnya  semangat kerja yang tak kenal lelah.

Tak heran, ketika itu penampilannya  jauh beda dari biasanya, karena orang mengenal  Edy Anjas adalah sosok  pencipta  sekaligus penyanyi Minang yang telah  menghasilkan beberapa album. Terus terang  diungkapkan Edy Anjas  bahwa “Apa saya perbuat sekarang ini adalah wujud  kecintaan saya pada nagari Saniangbaka. Kenapa kita yang  punya lahan tapi tak mau mengolahnya atau dibiarkan terlantar(liek).”

Edy Anjas yang dipercaya  oleh perusahaan Planet Recor sebagai pengelola menjelaskan bahwa usaha pengolahan cadas merupakan kerjasama antara CV Tanah kayo Paninggahan dengan investor dari Bukittinggi. Cadas yang didatangkan dari Paninggahan  dilakukan proses  penyaringan di tempat ini yang menghasilkan kerekel, materil adukan aspal curah dan semen curah. Sesuai dengan pesanan produk olahan tersebut nanti akan  dipasarkan ke daerah  Sijunjung Padang, Riau, dll.

Areal lokasi pengolahan cadas seluas ± 0,5 Ha merupakan  milik  keluarga  (Alm) Dt Majo Lelo yang diwakili oleh  Ramani. Penggunan lokasi disepakati berdasarkan perjanjian kontrak  selama 3 tahun dengan nilai Rp. 20 juta  dengan catatan nilai kontrak berikutnya akan ditentukan kemudian.

Sebetulnya pimpinan Planet Recor agak keberatan dengan penetapan lokasi di Lekok Puruk, karena ada lokasi lain yang lebih murah  sementara cost atau biaya yang dikeluarkan  untuk penataan lokasi di Lekok Puruk ini diperkirakan menelan dana yang besar. Akan tetapi, melalui  lobi akhirnya ditetapkan Lekok Puruk. Diakui, sampai pekerjaan sekarang sudah Rp.80 juta lebih dana yang diserap untuk penataan lokasi.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Edy Anjas, semua proses perizinan telah dilalui, termsuk secara lisan juga telah disampaikan kepada Ninik Mamak. Umumnya orang nagari Saniangbaka menyambut positif berdirinya tempat pengolahan cadas di Lekok Puruk.

Dengan telah beroperasinya nanti maka tidak tertutup kemungkinan penyerapan beberapa orang  tenaga kerja untuk pengurangan angka pengangguran. “Silakan daftarkan diri bagi yang berminat,” kata Edy.

Pihak pengelola juga punya rencana nanti akan mengalokasikan  dana  sebagai kontribusi untuk pembangunan nagari Saniangbaka. Sumbang sih perdana telah dibuktikan dengan mengerahkan alat berat (eskavator) untuk pembuatan arena ofroad Tangaya di Lapangan Vila. Pengelola hanya minta penggantian beli minyak.

Pihak pengelola juga  memberi kesempatan pada warga Saniangbaka untuk memanfaatkan pinggiran Danau yang telah ditimbun untuk  dikelola sebagai obyek wisata. Bahkan SMAN 2  X Koto Singkarak juga dipersilakan bila ingin memanfatkan lahan kosong untuk sarana olahraga. (Nusa)

Satu Tanggapan to “Eddy Anjas, Sang Penyanyi, Kelola Cadas Olahan di Lekok Puruk”

  1. Baru kali ini saya salut pada tokoh saniang baka,karna memang memajukan nagari,bukan sekedar bicara mulut lebar seperti pemimpinya..bravo ayah Edi anjas SM.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: