Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

Lampung Penerang Jalan Banyak nan Pudur

Posted by majalahsaran pada Juni 6, 2010

Saniangbaka,30/4-2010. Sejumlah lampu penerang jalan raya  nagari Saniangbaka, mulai dari Asam Jao hingga ke Landok sudah banyak yang pudur alias tidak bisa hidup, demikian juga pada  jalan lingkar mulau dari Balai lalang-lapau manggih, Balai panjang hingga ke Kepala labuah. Banyaknya lampu penerang jalan yang tidak berfungsi  tentunya menjadikan wajah Saniangbaka di malam hari  agak redup. Kalau boleh  membandingkan kelamnya   tak obahnya seperti agak mirip dengan  nagari pinggiran. Untung saja masih ada   lampu di luar kedai dan rumah penduduk yang  dinyalakan, hal ini   sedikit mengurangi kegelapan malam.

Berdasarkan  pemantauan SARAN di sepanjang jalan raya Saniangbaka hanya sembilan buah tiang listrik yang lampunya masih hidup. Yosri Pono Kayo, salah seorang pegawai PLN Ranting Saniangbaka ketika ditemui menjelaskan  bahwa ketentuan  yang dikeluarkan PLN bahwa satu di antara dua tiang listrik diizinkan adanya pemasangan lampu penerang jalan. Sementara pembelian dan biaya pemasangan  bola lampu  listrik,  pola yang ada selama ini ditanggung secara swadaya masyarakat di lingkungan terdekat.

Kurangnya penerangan lampu di jalan raya pada malam hari  akan berdampak pada munculnya masalah atau kejadian kejadian yang tak diinginkan. Seperti  bahaya binatang berbisa, kecelakaan pengguna jalan raya, mengundang menjadi lokasi yang tak diinginkan. Dari itu semua sebelum terjadi hal-hal yang tak diinginkan ditambah dengan adanya kegiatan Pulang Basamo  maka dirasa  perlu dengan segera menuntaskan  permasalahan lampu penerang jalan dan ini menjadi perhatian semua warga saniangbaka termasuk IWS Solok yang lebih dekat dengan kampuang halaman. Sebetulnya keadaan  tidak berfungsinya penerang jalan karena semakin rendahnya tingkat kepedulian serta tanggung jawab sosial warga masyarakat.

Langkah ke depan diharapkan perlu adanya seseorang dalam pemerintahan nagari  yang diberi tugas dan tanggung jawab memantau kondisi lampu penerang jalan. Boleh jadi hal ini diberikan tanggungjawab penuh pada kepala jorong masing-masing serta mendorong peran serta masyarakat secara lebih aktif dalam mengontrol kondisi lampu. Sekiranya ada yang patut diganti bolanya, ada lampu jalan tak dimantikan disiang hari, petugas yang ditunjuk diberi hak untuk mengingatkan masyarakat sekitar untuk mematikan lampu jalan tersebut. Kalau sudah begini  lampu penerang jalan di nagari Saniangbaka bisa berfungsi sebagaimana mestinya dan tahan lama . (nusa)

Satu Tanggapan to “Lampung Penerang Jalan Banyak nan Pudur”

  1. Briptu.Medika Andesba,SH said

    Kepada yang terhormat IWS dimohon membantu baik materil maupun moril agar bisa kembali lg terang penerangan jalan yang telah padam, dan untuk kepentingan IWS dalam acara pulang basamo. mohon di atensi oleh panitia pulang basamo atau aparat yang berwenang. terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: