Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

MDA Bahrul Ulum Perlu Perhatian Rang Saniangbaka

Posted by majalahsaran pada Juni 6, 2010

MDA (Madrasah Diniyah Awaliyah) Bahrul Ulum yang  berdiri sejak tahun 1996 menempati gedung semi permanen  bekas SMP Imam Bonjol, satu unit gedung sudah mulai dimakan usia, jumlah murid sebanyak 145 orang terdiri  1 rombel  pra MDA dan 4 lokal MDA. Letak gedung persis dibawah rimbunan pohon beringin kepala labuah, sisi barat berbatas dengan Surau Kepala Labuah (Mushala Tauhid)  sementara sisi Utara terdapat jalan Lingkar  Nagari yang dibatasi oleh Pagar tembok yang sudah condong dan hanya ditumpu dengan kayu  batang garondong seadanya.

Elmandri, Kepala Sekolah MDA Bahrul Ulum Saniangbaka ketika di temui Saran menceritakan panjang lebar tentang perkembangan  dan permasalahan di MDA tersebut termasuk  masalah gedung dan kondisi pagar. Diakui atas nama pengurus telah mengajukan  proposal Dana Bencana  Pembangunan Pagar MDA ke Pemerintahan  Nagari Saniangbaka, begitu juga ke Bupati Solok,  namun sampai sekarang belum ada realisasinya. Pembangunan  Pagar sepanjang 55 meter diperkirakan menelan biaya ± 26 Juta.

Condongnya Pagar  MDA  Bahrul Ulum merupakan akibat Gempa tahun 2006. Terlepas dengan persoalan lainnya berarti  hingga sekarang sudah lebih 4 tahun  Pagar condong dibiarkan sekan tak ada yang peduli. Sekiranya masih belum dilakukanya pergantian dikhawatirkan nanti Pagar condong tersebut akan menelan korban, sebab yang namanya anak –anak, baik anak MDA maupun anak disekitar lingkungan MDA Bahrul Ulum tidak semua bisa terawasi untuk tidak mendekat dan bermain di area pagar Condong tersebut.

Lebih lanjut dijelaskan oleh  Elmandri bahwa sebetulnya persoalan yang ada tidak saja masalah pagar, akan tetapi masalah ruang belajar di gedung eks tersebut. Sering anak –anak sedang asyik belajar tiba-tiba  dikejutkan  rontoknya dinding lokal. Kondisi gedung belajar  dan Pagar MDA Bahrul ulum hendaknya dapat disikapi oleh  rang Saniangbaka   baik yang dirantau maupun yang di kampuang

Rusmadi Pandito Pinyangek ketika ditanya Saran  menjelaskan, mengingat kondisi pagar yang sangat memprihatinkan  maka  pembangunan kembali  pagar MDA Bahrul Ulum, insyaallah  akan diusulkan atau diusahakan dalam anggaran dana pembangunan  nagari Saniangbaka tahun 2010.(Nusa )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: