Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

Program Pulang Basamo IWS dan Kegiatan Utama Utama

Posted by majalahsaran pada Juni 6, 2010

Oleh  Adlim

Sejak pertama kali Pubas IWS dilakukan pada tahun 1990, sudah 5 kali acara ini dilakukan berturut-turut setiap 4 tahun (1990, 1994,1998, 2002, 2006), dan insyaallah pada tahun 2010, program empat tahunan IWS ini, akan terus diusahakan panitia pusat terbentuk dari DPC IWS Jakarta, sekuat daya dan upaya, guna memperoleh hasil pelaksanaan yang lebih maksimal, lancar dan sukses.

Jika kita kilas balik program IWS empat tahunan ini kebelakang, banyak kemajuan yang telah dicapai, walau pada awal pertama Pubas dilakukan tahun1990, banyak warga yang menilai bahwa itu bukan pulang basamo, tetapi “Pulang Basebor”, namun tidak bisa kita pungkiri Pubas 2006 mendapat acungan jempol warga, dipandang dari jumlah pesertanya yang melimpah, sehingga ada warga yang mengatakan sebagai “Pubas Paling Meriah”.

Sehebat apapun panitia bekerja, berkorban tenaga, waktu dan dana secara sukarela untuk menarik dan mengajak seluruh perantau ikut pulang malapeh taragak, rindu kampung, manjingok tapian mandi. Bahkan selengkap apapun acara dan kegiatan yang disuguhkan dalam program Pulang Basamo, kata-kata miring sebagian warga, tentu saja akan selalu ada dan bisa langsung kita dengar, seperti kata-kata :“Apa sih oleh2 yang diberikan oleh orang pulang basamo, selain pamer?” Penilaian seperti ini tentunya bukanlah pertanda gagalnya suatu pekerjaan, melainkan adalah suatu dinamika proses aplikasi program yang harus dilalui untuk perbaikan ke depan, dan kita do’a kan semoga warga kita yang kritis begitu ikut berpartisipasi menyumbangkan pikiran, tenaga, waktu dan dananya dalam kegiatan Program Pubas 2010 ini.

Sesunguhnya pulang basamo yang berdurasi satu minggu pulang pergi (1-9 Juli 2010), bukanlah pusat bertumpunya semua macam kegiatan yang diinginkan seluruh warga rantau dan warga kampung. Program Pubas IWS hanyalah salah satu bagian dari sekian banyak program DPP IWS dalam upaya meningkatkan silaturrahmi warga yang berada di rantau / lahir di rantau dengan warga yang berada di kampung disamping melihat keindahan alam, seni dan budaya minang. Jadi bukanlah  pada tempatnya menumpuk berbagai kegiatan-kegiatan berat membangun sarana dan prasarana nagari dalam program pulang basamo.

Berdasarkan keputusan hasil rapat DPP IWS dengan DPC-DPC IWS seluruh Indonesia bulan Juni 2009 di Bali, DPC DKI Jakarta, telah membentuk Panitia Pusat Pubas 2010 untuk mengkoordinir persiapan, perlengkapan, peserta dan acara yang akan dilaksanakan.

Sejauh ini telah banyak usaha dan upaya yang dikerahkan untuk mengumpulkan dana dari sponsor, donatur dan warga rantau, walau dalam kondisi ekonomi nasional yang kurang baik, panitia tetap semangat mempersiapkan program ini semaksimal mungkin dan sebaik mungkin, bahkan tanpa disadari banyak dari kalangan panitia yang tidak hanya bekerja sosial memberikan pikiran, tenaga, dan waktu, tapi juga dana pribadi.

Dan hasil kerja keras panitia pusat yang telah nampak dalam beberapa kali pertemuan, telah berhasil mengumpulkan dana sebanyak Rp. 42 juta dan merumuskan 5 kegiatan utama yang akan di kelola oleh panitia pusat dan 6 kegiatan yang diharapkan akan di kelola panitia penyambutan, sebagai berikut,

A. Kegiatan Panitia Pusat

  1. Seribu Tafsir Al-Qur’an, koordinator Sdr. Yulnasman dan H. Zulkifli ME.
  2. Perpustakaan Nagari, koordinator Sdr. Rudy Akbar
  3. Seminar Sehari (Pendidikan, Budaya dan Ekonomi), koordinator Sdr. Yudi Harzi.
  4. Jalan Sehat Prima, koordinator Prima Group.
  5. Sunatan Massal dan Check Gula Darah, koordinator Dr. Zul Abrar

B. Kegiatan Panitia Penyambutan

  1. Upacara Tradisional penyambutan Pubas
  2. Turnamen Batminton IWS Cup 2010, koordinator pengurus DPC IWS Solok.
  3. Bhakti Sosial, Gotong royong dan Penghijauan
  4. Batagak Gala dan Pengangkatan Penghulu, koord. pengurus KAN Saniangbaka.
  5. Bazaar makanan khas dan Panggung gembira
  6. Malam Resepsi Penutupan Bersama

Sampai tulisan ini dibuat, panitia penyambutan Pubas 2010 belum terbentuk, sehingga acara 6 kegiatan yang diharapkan di atas belum jelas koordinatornya, namun demikian kita tetap berharap perhatian Pemerintahan Nagari Saniangbaka tanggap dengan kepentingan warganya, baik yang dari rantau, maupun yang berada di kampung.

Sekian terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: