Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

Aneka Proyek Pembangunan Tahun 2010 Di Nagari Saniangbaka

Posted by majalahsaran pada Januari 15, 2011

Warga Saniangbaka sepatutnya bersyukur  dan berterima kasih kepada pemerintah  karena setidaknya lebih kurang  Rp 0,5 Milyar  dana pemerintah  yang diserap oleh berbagai proyek di nagari  Saniangbaka, mulai dari proyek  P2KP, proyek dari kementerian Daerah tertinggal, dan dana  APBN, APBD  dan partisipatif  Pemda  Kab. Solok tahun 2010. Setiap pelaksanaan  dan pengelolaan proyek   berbentuk fisik  masing-masingnya diserahkan  kepada  PAKEM (panitia Kemitraan).

Proyek tersebut di antaranya adalah : pertama proyek antar nagari berupa pembangunan dranaise jalan yang menghubungkan Saniangbaka dan Sumani yang bernilai  Rp 135 Juta , kedua proyek pengadaan Sapi sebanyak 10 ekor senilai Rp. 100 Juta, ketiga proyek pencoran jalan  ke Jambak senilai Rp 80 juta dan yang keempat pembangunan bendungan irigasi batang raso senilai Rp. 56.juta, kelima bantuan  10 ekor sapi untuk kelompok tani Bakti Manunggal, keenam kebun bibit raknyat berupa bibit Karet, Mahoni, Surian, dan Pinang yang akan ditanam  di lahan rakyat  seluas 125 Ha dan akan  dikelola oleh Kelompok Tani Bukit Carano.  Ketujuh perbaikan dranaise beberapa titik jalan  ke Jorong Aia Angek senilai Rp. 50 juta.  Kedelapan Bantuan mesin Eler untuk Gapoktan  Tangaya Sepakat  untuk unit pengolahan hasil pasca panen hasil pertanian yang ditempatkan di eks eler Kincia

Semua proyek pembangunan Tahun  Anggaran 2010 yang didapat oleh Nagari Saniangbaka tidak lepas dari kegigihan  Wali Nagari sebagai pembinan atau penanggung jawab utama di lapangan. Artinya proyek pembangunan tersebut tidak jatuh dari langit atau datang begitu saja. “Terkadang sebagian warga masyarakat kita kurang memahami dan menganggap tidak ada peran Wali nagari sama sekali dalam mendapatkan proyek  tersebut. Akan tetapi Alhamdulillah  semua  proyek pembangunan  di nagari Saniangbaka dipastikan rampung sampai akhir bulan Desember 2010,”demikian ungkap Darizal Chandra Bahar.

Ketua P2KP (Tarmizi Mkt Sutan ) ketika ditanyakan tentang pelaksanaan proyek pembangunan di nagari Saniangbaka  menjelaskan bahwa beberapa proyek yang ada sekarang ini merupakan bentuk keberhasilan dari perjuangan kaum duafa’(miskin), karena target 90%  pengembalian   pinjaman dana bergulir P2KP kepada keluarga miskin dengan berbagai  upaya berhasil disiasati  oleh unit pengelola keuangan badan keswadayaan Saniangbaka . Apabila target yang menjadi persyaratan  tersebut tidak  dipenuhi maka nagari Saniangbaka tidak akan mendapatkan dana P2KP tahun 2010.

Macetnya pengembalian pinjaman dari keluarga miskin  lebih disebabkan oleh ketidaksanggupan secara ekonomi, maka tidak ada salahnya para dermawan kita yang ada di perantauan menyalurkan zakat,infak dan sadaqahnya melalui  BKM  Bahagia.  Hal ini pernah disanggupi oleh H.Syukri Su’id salah seorang dermawan Saniangbaka yang turun tangan melunasi tunggakan hutang dua orang peminjam.

“Untuk menunjang proyek P2KP ke depan  swadaya masyarakat perlu ditingkatkan, seperti proyek pencoran jalan  ke Jambak    sepanjang 600 meter, bagaimana dengan swadaya masyarakat bisa menjadi 900 meter. Ini perlu pemahaman  dan pengertian dari masyarakat Saniangbaka,” demikian penjelasan  Tarmizi Mkt Sutan, selaku ketua P2KP (Nusa)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: