Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

IWS DPC Bandung Raya dan Cimahi Ikut Sukseskan Pubas

Posted by majalahsaran pada Januari 15, 2011

IWS DPC Bandung Raya dan Cimahi telah mensukseskan kegiatan Pulang Basamo (Pubas) yang telah dilaksanakan 1 – 9 Juli 2010. Berbeda dengan Pubas 2006, pada kegiatan 2010 ini membentuk kepanitiaan di masing-masing daerah. Ini dimaksudkan   untuk lebih mengefektifkan dalam pengelolaan dan merekrut peserta  pulang basamo. Walau kedua daerah ini punya kepanitiaan sendiri sendiri, dalam prosesnya mereka tetap melalukan kerjasama yang baik antara lain dalam pembuatan proposal, perekrutan peserta dan sponsor.

Dengan metode yang dibuat oleh kedua DPC IWS ini telah memberi  nilai positif terhadap hasil kerja mereka.  Kedua panitia saling memberi informasi dan berkompetisi secara sehat  dalam penggalangan dana baik kepada  sponsor , warga dan pihak lain yang membantu mensukseskan pubas ini. Terlihat ada peningkatan partisipasi secara moril dan material dalam pubas 2010 ini. Kalau pada 2006 lalu urang awak yang ikut pubas sebanyak 4 bis sedangkan pada pubas 2010 meningkat menjadi 7 bis, 4 bis  dari Bandung Raya dan 3 bis dari Cimahi. Begitu  juga dengan peserta yang menggunakan kendaraan pribadi juga mengalami  peningkatan.  Peningkatan ini tentu juga diikuti dalam hal penggalangan dana, di samping  untuk menunjang operasional kepanitian dan akomodasi pelaksanaan pubas, juga sebagian disisihkan untuk disumbangkan kepada kampung halaman.

Pada Pubas 2006 kendaraan bis yang digunakan seluruhnya dari PO Transport, sedang  pada 2010 mengunakan bis dari PO Famili Raya dan Bintang Kejora. Khusus warga kita yang di Bandung Raya, seluruhnya menggunakan bis Famili Raya. Dari Cimahi 2 bis Famili Raya dan 1 bis Bintang Kejora. Ini terjadi tentu karena adanya peningkatan antusias warga Saniangbaka yang ada di wilayah Bandung dan sekitarnya untuk ikut dan mensukseskan pubas ini.

Pada hari keberangkatan, rombongan pubas Bandung Raya diberangkatkan dari lapangan parkir Pasar Induk Caringin. Ikut melepas pemberangkatan selain tokoh urang awak di Bandung Raya juga pengurus Pasar Induk Caringin Bandung.  Rombongan dari Cimahi diberangkatkan dari depan pintu tol Baros Cimahi. Seluruh armada yang membawa rombongan peserta pubas sama-sama menuju lapangan parkir  Masjid Attin TMII Jakarta untuk bergabung dengan peserta dari daerah lain, sebelum bersama-sama berangkat ke kampung halaman pada hari kamis sore itu.

Terutama rombongan dari Bandung, ada dua peristiwa yang membuat peserta mengalami tegang dan shock.  Yaitu salah satu bis Famili Raya dua kali mengalami pecah ban. Peristiwa pertama terjadi di ruas jalan tol Cipularang tepatnya di sekitar daerah Purwakarta. Kedua terjadi di ruas jalan tol Jakarta Merak sekitat daerah Tangerang Banten. Untung kejadian tersebut tidak berakibat fatal terhadap urang awak yang  ada dalam bis, selain perasaan tegang dan shock. Informasi  yang Saran terima dari pengemudi bis Famili Raya yang lain, hal itu terjadi karena kurang teliti awak bis dalam melihat kelaikan bis untuk diberangkatkan. Setelah diperbaiki di depo bis tersebut di daerah merak, selama perjalanan dari Bakahauni  sampai kampung halaman peristiwa serupa tidak terjadi lagi. (Musfiardi Amwa)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: