Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

Menuju Saniangbaka Sejahtera Berbudaya

Posted by majalahsaran pada Januari 15, 2011

Bertempat di lantai 2 gedung MTsMuhammadiyah Saniangbaka, dilangsungkan kegiatan seminar yang dihadiri oleh undangan tokoh masyarakat Saniangbaka yang terdiri dari Pemerintahan Nagari, BMN, KAN  Bundo Kanduang, Pemuda dan perwakilan dari setiap cabang IWS. Kegiatan Seminar bertema  Menuju Saniangbaka Sejahtera Berbudaya Luhur, Berpendidikan dan Berekonomi Mandiri.

Yudi Harzi selaku koordinator kegiatan seminar menjelaskan kepada Saran bahwa bidang materi yang dibahas yaitu bidang sosial, pendidikan dan ekonomi dengan  nara sumber adalah  Prof.Dr Nursyirwan Effendi dari UNAND, Abel Tasman  yang menjabat sebagai anggota DPRD Prop. Sumbar, Jupriyanto  S.Ag  M.Pd Dosen STAIS  Solok Nara sumber lain seperti Fauzi Bahar Wali Kota Padang dan H.Syukri Suid Pengusaha sukses bidang pertanian tidak bisa hadir dikarenakan  halangan yang bersifat mendadak..

Seminar sehari yang merupakan salah satu  agenda  Pubas 2010, sangat disayangkan jika ternyata  ada beberapa tokoh masyarakat, peserta yang diundang tidak hadir atau   cabut,  padahal Seminar merupakan kegiatan  utama, bergensi, karena merupakan  media bagi anak nagari  berkumpul untuk memberikan masukan, tukar pikiran mentelaah, menindaklanjuti  kelemahan, kelebihan serta peluang  untuk menuju Nagari Saniangbaka Sejahtera.

Sekiranya  hal ini disadari secara cerdas sudah barang tentu pandangan penilaian  yang bersifat pesimis akan konsekwensi dan follow up kelanjutan  dari seminar  tidak  dominan. Kalah menariknya kegiatan seminar dibandingkan dengan agenda lain mungkin masalah teknis   dalam  jadwal  Pubas,.

“Ada kegelisahan  dan kegalauan  yang terus menerus  mengelayuti pikiran  bila memandang masa depan Saniangbaka, hendak  kemana nagari ini  mau menuju,  dan apa  ssungguhnya  tujuan  bersama  yang  hendak dicapai .Di satu  sisi banyak  kemajuan yang telah diraih  baik untuk konteks  warga nagari  secara bersama maupun  individu –individu  yang berasal dari nagari  Saniangbaka. Namun di sisi lain  juga terjadi kejumudan , begitu-begitu  saja  atau malahan  dalam banyak  bidang,  kenagarian  Saniangbaka  menagalami dekadensi atau kemunduran,” demikian salah satu kutipan makalah yang disampaikan Abel Tasman

Apa yang diungkapkan oleh Abel Tasman dalam makalah itu adalah sebuah realita yang tak bisa dipungkiri di samping itu disinggung pula tetang segi positif dan negative rang Saniangbaka (Nusa )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: