Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

Setelah Sukses Pubas 2010, Apa Selanjutnya?

Posted by majalahsaran pada Januari 15, 2011

Ditopang dengan kekompakan seluruh komponen yang terlibat dalam kepanitiaan pubas 2010, baik pusat, cabang dan rayon telah membawa dampak yang luar biasa dalam mensukseskan kegiatan 4 tahun urang awak di perantauan ini. Kerja keras kepanitian pusat dan daerah cukup rapi dan disiplin baik dari pemberangkan, di perjalanan sampai pada acara penyambutan di terminal Bareh Solok Kota Solok. Yang membuat kita cukup terharu dan bangga, penyambutan para perantau Saniangbaka dilakukan sendiri oleh Syamsu Rahim (Walikota Solok sekaligus Bupati terpilih Kabupaten Solok) serta H. Zul Elfian Datuk Tianso, SH, Msi urang awak yang terpilih sebagai Wakil Walikota Solok untuk periode 2010-2015.

Antusias yang diperlihatkan oleh warga kita dalam mensukseskan pubas kali cukup tinggi. Antusias tersebut tentu saja tidak dari warga dari perantauan sebagai peserta pubas, tapi dari warga kita yang berada di kampung halaman. Terutama dari warga yang berada di kampung halaman, dengan adanya acara pulang basamo ini selain akan bertemu dengan dunsanak yang di perantauan tentu berharap banyak kepada mereka  yang  dari rantau.

Dengan pubas ini, harapan itu bukanlah semata-mata untuk kepentingan perorangan  tapi tak lebih adanya nilai positif yang diberikan kepada kampung halaman baik secara ekonomi, sosial dan budaya. Diharapkan ada terobosan-terobosan yang dapat dirasakan langsung oleh urang awak di kampung halaman. Tidak ada kesan bahwa pulang basamo sekedar mempertontonkan  hura-hura dan keberhasilan sebagian warga perantauan kepada urang di kampung.

Tidak dapat dipungkiri, sesuai dengan perkembanan zaman, tidak sedikit pula kemajuan yang dialami oleh sebagian urang awak baik yang di rantau dan kampung halaman. Sudah tidak terhitung sudah berapa banyak anak nagari yang sudah menjadi sarjana, menjadi pengusaha sukses dan sebagai birokrat. Ada juga sebagian dari mereka yang menjadi anggota legislatif baik di tingkat propinsi. Kabupaten dan kota. Yang jadi pertanyaan, apa yang telah mereka berikan untuk nagari kita? Bukan untuk menutup mata, tentu sudah ada yang mereka berikan, yang diharapkan tentu sumbangsih yang lebih dari apa yang telah diperbuat.

Terlepas dari itu, ke depan diharapkan adanya satu wadah yang refresentatif untuk menampung dan membina bakat pemuda pemudi dalam membentuk kepribadian dan pembinaan kepemimpinan. Kita masih ingat,  dulu di beberapa daerah perantauan urang awak dan di kampung halaman, ada organisasi pemuda pemudi  yakni Ikatan Pemuda Pelajar Saniangbaka yang disingkat IPPSB. Kini nama besar IPPSB yang telah ikut berjasa membina para tokoh, cendikiawan dan pimpinan organisasi urang awak tak kelihatan lagi wujudnya. Entah masih ada harapan dan kemauan untuk membangkitkan lagi sebuah organisasi untuk mewadahi para calon pemimpin warga kita.

Kiranya tidaklah berlebihan harapan dari kesuksesan pulang basamo 2010, bukanlah suatu harapan kosong. Hendaknya tindak lanjut yang riil dari berbagai ide dan gagasan yang telah dituangkan sejak pencanangan kegiatan, waktu pelaksanaan sampai pasca pubas ini.  Ini untuk menjaga, agar penilaian untuk acara pubas pada masa mendatang  tidak bersifat negative dan melahirkan sikap antipati dari warga di kampung halaman. (Asmal Nur/MA)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: