Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

IWS Yogyakarta Menoreh Sejarah

Posted by majalahsaran pada Agustus 22, 2011

Tahun 2011 merupakan sejarah baru dalam kiprah IWS Yogyakarta yang berdiri sejak  27 Juli 1979. Berdasarkan hasil rapat pleno anggota IWS Yogyakarta pada tanggal 18 Desember 2010, telah terbentuk panitia pengadaan tanah dan pembangunan Rumah Gadang Saniangbaka (RGS) di Yogyakarta yang direncanakan sejak beberapa tahun yang lalu.

Saat itu, dengan penuh percaya diri  Naswan Nain,  ketua panitia terpilih membakar semangat warga IWS Yogyakarta. “Insya Allah pada tahun 2011 ini kita bertekad untuk membeli sebidang tanah walaupun hanya seluas 300 m persegi,” katanya.

Sejak awal Januari 2011 panitia mulai bekerja dimotori oleh Drs. Syaiful Adnan sebagai Sekretaris, H. Arlof sebagai Bendahara. Dengan bekal niat tulus dan ikhlas, tekad yang kuat serta semangat kerja keras dari semua anggota panitia dan tentunya juga tak lepas dari partisipasi dan sumbangsih dari seluruh warga Saniangbaka baik yang berada di perantauan maupun yang berada di  kampung halaman Saniangbaka tercinta.

Dukungan yang sangat kuat dari para donator baik materi maupun non materi seperti H. Jon Helmi, H. Sudirman (Magelang), H. Azwar Akib dan juga peran Ishak Majid yang begitu setia mendampingi panitia selama berkeliling di ibukota Jakarta, Bandung, Cimahi dan sekitarnya. Dan juga tentunya masih banyak donator lainnya, inilah yang membuat panitia tak kenal lelah dalam bekerja.

Syukur alhamdulillah dalam rentang waktu 5 bulan tepatnya pada tanggal 21 Mei 2011 IWS Yogyakarta telah dapat mewujudkan apa yang menjadi keinginan dan cita-cita warga IWS Yogyakarta sejak 30 tahun yang lalu, yaitu memiliki Rumah Gadang Saniangbaka di Yogyakarta sebagai sarana pemersatu bagi warga IWS Yogyakarta khususnya dan warga Saniangbaka pada umumnya.

“Sebidang tanah seluas 500 m persegi beserta bangunan permanent seluas 160 m persegi dengan nilai nominal Rp. 500.000.000,- yang terletak di Jogonalan Lor, Tirtonirmolo, Kasihan Bantul, Yogyakarta, telah resmi menambah asset baru bagi nagari kito Saniangbaka tercinta”.

Sebagai anak nagari Saniangbaka selayaknya kita boleh berbangga karena rasa kesatuan dan persatuan sarato cinto ka nagari rumah gadang Saniangbaka di Yogyakarta bisa jadi kenyataan. Atas keberhasilan ini seharusnya juga kita semua memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT berkat ridho dan kasih saying-Nya jugalah semuanya ini bisa kita capai.

Menurut laporan singkat panitia pengadaan tanah dan pembangunan Rumah Gadang Saniangbaka di Yogyakarta, sampai saat ini panitia masih kekurangan dana sebanyak Rp. 110.000.000,- ditambah rencana anggaran renovasi bangunan sebanyak Rp. 50.000.000,- agar bangunan ini bisa digunakan sebagai sarana badminton demi semaraknya Rumah Gadang Saningbaka. Untuk menutupi kekurangan dan memenuhi rencana anggaran renovasi ini, panitia sangat mengharapkan kembali partisipasi dan sumbangsih dari seluruh warga Saniangbaka dimanapun berada, semoga Allah SWT selalu melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya bagi kita semua. Amin.

Pada kesempatan ini Naswan Nain selaku ketua panitia beserta seluruh anggota panitia pengadaan tanah dan pembangunan Rumah Gadang Saniangbaka di Yogyakarta mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas partisipasi dan sumbangsih baik berupa materi, tenaga maupun fikiran yang telah Bapak / Ibu dan dunsanak-dunsanak berikan, insya Allah semoga menjadi amal ibadah, dan mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah SWT bagi Bapak / Ibu dan dunsanak-dunsanak. Amin. Jazza kumullah khairan katsiraa

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: