Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

Kelompok Tani Terpadu ” Bukik Carano” dan” BKM Bahagia” Dipimpin Oleh Tarmizi Mkt Sutan

Posted by majalahsaran pada Agustus 22, 2011

Kelompok Tani terpadu Bukik Carano Jorong Balai Batingkah Nagari saniangbaka   berdiri sejak tahun 2007. Bukik Carano  adalah nama sebuah bukik yang terletak di kawasan Pinang  yang memiliki prospek   apabila lahan kritis yang ada  di Bukik tersebut digarap dengan  baik.  

“Awalnya  kelompok tani  Bukik Carano hanya fokus dalam program perkebunan, akan tetapi  setelah melihat peluang-peluang kerjasama dengan dinas  pemerintahan  terkait  maka program yang ada dikembangkan dalam bidang peternakan dan perikanan,  maka itulah sebabnya dinamakan kelompok tani terpadu,” demikian penjelasan Tarmizi Mkt Sutan selaku ketua Kelompok Tani  Terpadu  Bukik Carano.

Lebih jauh  dijelaskan oleh Tarmizi yang juga mantan Wali Nagari Saniangbaka bahwa  dari segi keanggotaan diakui awalnya tercatat   sekitar 20 orang anggota yang tergabung dalam anggota Kelompok Tani Bukik Carano, akan tetapi mencermati tingkat  keseriusan sebagian anggota maka untuk tahun sekarang telah dilakukan revisi keanggotaan.

Disepakatinya aturan  kewajiban anggota menanamkan modalnya sebesar Rp. 500.000.-  dan membayar iuran berkala setiap bulannya. Ketentuan tersebut  dibuat mengingat ketatnya pengawasan yang dilakukan  Auditor P2K ,  maka realisasi program di lapangan diperlukan  keanggotaan yang punya sikap mental  bertanggungjawab memajukan kelompok Tani Bukik Carano.

Setiap tahunnya Kelompok Tani “Buki Carano” terus mendapat kepercayaan  dari berbagai  Instansi pemerintah  seperti dari  Dinas Kehutanan dan Perkebunan. Pada tahun 2009 dari Dinas Lingkungan Hidup Prop. Riau  berupa penanaman bibit  pohon coklat, Karet  senilai  Rp. 10.000.000.

Pada tahun 2010 dari Dinas  Kehutanan dan Perkebunan Kab. Solok   membantu dana untuk KBR (kebut Bibit Ranyat)  jenis tanaman yang dibibitkan adalah Karet, Mahoni  senilai Rp. 50 juta.  “Untuk tahun 2011 Dinas Pertanian Prop. Sumbar    mengabulkan permintaan  dana untuk kegiatan Unit pengelola Pupuk Organik (UPO) dengan  total dana sebesar Rp.340 juta sementara dari swadaya masyarakat sebanyak Rp.14 juta,” ungkap Sumiati Akib selaku bendahara Kelompok Tani Bukik Carano.

Perlu diketahui bahwa program UPO  pada tahun 2011 sekarang, kelompok tani Bukik Carano sudah memulai langkah awal dengan membangun kandang sapi  dan rumah Kompos bertempat di sawah  bertempat belakang Landok. Pekerjaan sedikit terkendala dengan akses jalan menuju lokasi yang perlu dibenahi sehingga memudahkan untuk pengangkutan material bangunan.

Proses berikut adalah pembangunan kandang dan rumah kompos, selanjutnya pengadaan sapi  sebanyak ± 30 ekor.  Dengan telah jalannya kegiatan ini nanti diharpakan dapat menggenjot perekonomian masyarakat Saniangbaka khususnya  bagi anggota kelompok Tani Bukik Carano.

BKM Bahagia Kembangkan berbagai kegiatan.

Pada Tahun 2011 yang merupakan tahun terkahir dari kegiatan program P2KP, BKM Bahagia nagari Saniangbaka dengan kepengurusan yang baru masih memberi kepercayan kepada Tarmizi Mkt Sutan, sebagai ketua.

Keanggotaan BKM Bahagia terdiri dari 9 orang anggota , 1 orang UPK 1 orang UPS, 1 orang UPL.  Nusa Jaya S.Ag.S.Pd  selaku Sekretaris BKM Bahagia menjelaskan bahwa untuk sosialisasi dan kelancaran   jalannya program  BKM Bahagia juga dilakukan pemindahan kantor  sekretariat ke yang baru tepatnya di samping Kantor Wali Nagari Saniangbaka memakai ruang bekas gudang.

Untuk tahun berkutnya pemerintah telah menyiapkan program ND (Neigborhod Devolopmen) Pengembangan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLP-BK), Intervensi lanjut komunitas P2KP. Untuk mendapatkan program tersebut persyaratannya adalah  yang pertama  BKM Bahagia Saniangbaka perlu  punya  kantor secretariat yang layak.

Dalam pembenahan fisik  sekretariat nanti,   diharapkan adanya uluran tangan  bantuan dana dari Pemerintahan nagari dan IWS. Kedua perlu BKM Bahagia harus  bisa menyelesaikan Administrasi pengelolaan UPK (Unit Pengelola Kekuangan) yang telah menggulirkan dana bantuan usaha kepada warga masyarakat miskin yang ada dalam daftar PS2.

Beberapa rencana usulan kegiatan yang disetujui oleh pemerintah melalui program P2KP tahun ini adalah bantuan ternak sapi  sebanyak 15 ekor, ternak kambing 22 ekor, dan 9 buah  buah keramba terapung.

Sistem yang telah ditentukan oleh pusat P2KP sekarang adalah ditetapkannya masyarakat miskin yang terdapat dalam daftar PS2 sebagai penerima manfaat dan pengelola dari masing-masing jenis bantuan tersebut.  Dimaksudkan disini  adalah untuk pengelolaannya dilakukan oleh beberapa orang pengelola saja di satu tempat kemudian ada ketentuan bagi hasil antara penerima manfaat dan pengelola.

Sebelum kegiatan ini direalisasikan dalam waktu dekat akan diadakan  pelatihan khusus oleh Panitia Kecamatan bersama  Tim P2KP kabupaten Solok kepada  penerima mamfaat pengelola bantuan. Kegiatan dilapangan  nanti juga akan diawasi oleh beberapa orang Pakem yang telah ditetapkan  sebagai panitia Kemitraan.  (nusa)

Satu Tanggapan to “Kelompok Tani Terpadu ” Bukik Carano” dan” BKM Bahagia” Dipimpin Oleh Tarmizi Mkt Sutan”

  1. Miko Tangaya said

    🙂

    Mantap pak tarmizi dan seluruh anggota kelompok tani terpadu dan BKM Bahagia……….

    Talk Less Do More……………..

    memang di buktikannya dengan Karya Nyata…………..

    btw lai buliah melakukan penelitian trhadap Kelompok ko pak?????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: