Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

Masjid Raya Adakan Pelatihan Imam Dan Muazin

Posted by majalahsaran pada Agustus 22, 2011

Sebanyak  38 orang peserta utusan surau dan SLTA yang ada di nagari Saniangbaka mengikuti pelatihan Imam dan Muazin. Kegiatan yang diadakan oleh pengurus Masjid Raya Saniangbaka bekerjasama dengan Majelis Ulama Nagari (MUN) Saniangbaka . Tanggal 6 Mai 2011 yang lalu dibuka secara  resmi oleh  Kemenag Kab. Solok yang diwakili oleh Drs.Suiahrmen kasi Panamas, setelah  melalui 13 kali pertemuan.

Pelatihan didanai oleh salah seorang hamba Allah yang tak mau disebut  namanya merupakan  perantau  Saniangbaka yang berdomisili di Jakarta.  Kegiatan kali pertama yang diadakan oleh pengurus Masjid Raya secara umum cukup mendapat tanggapan positif oleh  warga masyarakat.  Selama  kegiatan para peserta Muazin diberikan kesempatan untuk menjadi Muazin tampil mempraktekkan teori  yang tengah dipelajari  pada setiap pelaksanaan ibadah Jum’at .Semua Peserta Pelatihan diberi fasilitas berupa note Book, alat tulis, piagam, Kokarde, baju  seragam  dan bingkisan.

Pada Tanggal 29 Juli 2011, acara pelatihan ditutup secara resmi oleh Zulfatmai S.Ag, KUA, X Koto Singkarak. Turut hadir dalam penutupan tersebut  Wali Nagari Saniangbaka, Ketua MUN ,sejumlah  Pengurus Masjid  dan surau, ketua Pemuda dan undangan lainnya.

Rangkaian acara penutupan diawali oleh Pembacaan kalam Ilahi oleh salah seorang pesrta, laporan Ketua Panitia oleh H.Syafri Malin, Kesan dan pesan oleh salah seorang peserta diwakili oleh  Hildo Yami Sandi, kemudian sambutan oleh Wali Nagari Saniangbaka.

Sambutan sekaligus menutup acara secara resmi oleh KUA Kec. X Koto Singkarak. Acara dilanjutkan dengan penanggalan kokarde peserta , kemudian  Ust. Asmon N. Lc  ketua MUN sekaligus Instruktur pelatihan mengumumkan peserta terbaik dan penyerahan hadiah  dari masing  bidang, terakhir acara dilanjutkan  dengan Pembacaan Do’a oleh salah sseorang peserta.

Ketua pelaksana H.Syafri Malin dalam laporannya menyampaikan  bahwa  sebetulnya kegiatan ini semula diikuti 50 peserta, di tengah jalan sebagian peserta berguguran. Dijelaskan juga bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk menyiapkan generasi yang mampu melanjutkan tugas memakmurkan masjid dan surau yang ada dalam lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Sehabis Ramadhan pengurus masjid Insyaallah merencanakan kegiatan pelatihan Seni Baca Al-Quran. Penyelenggaraan Jenazah  (Pandito,rubiah) yang pesertanya juga dari utusan surau. Kegiatan ini terlaksana  berkat adanya kerjasama yang baik  dan bantuan dari pihak yang sangat peduli.

Dalam sambutannya, Dasrizal Chandra Bahar,memberikan apreisiasi yang sangat positif  kepada pengurus Masjid yang telah mengangkat kegiatan Pelatihan Imam dan Muazin, dan kepada Peserta  diharapkan mampu mengamalkan ilmu yang telah dipelajari selama pelatihan, sehingga krisis kader atau kelangkaan imam dan Muazin  di masa yang akan datang bisa teratasi. Selanjutnya atas nama kepada pemerintahan sangat mendukung pengurus Masjid yang telah menyiapkan paket kegiatan secara kontiniu.

Acara secara resmi ditutup oleh Zulfatmai S.Ag  KUA Kec. X Koto Singkarak, dalam sambutannya   sangat  memuji  pelaksanaan kegiatan Pelatihan Imam dan Muazin, karena belum pernah ada satu nagari pun  di Kec X Koto Singkarak yang pengurus Masjidnya mengangkat kegiatan seperti ini.

Hal ini patut ditiru oleh nagari-nagari lainnya.  Kepada peserta diharapkan untuk bisa menunjukkan diri ditengah masyarakat    dalam keseharian yang cocok sebagai  seorang  imam  tidak hanya ketika shalat akan tetapi juga dlam rumah tangga, di luar rumah  punya kepribadian yang  baik. Untuk itu selagi muda memang perlu suatu perjuangan terus menerus untuk tetap istiqamah. Ibaratnya belajar diwaktu kecil bagai melukis  diatas batu, sebaliknya  belajar sewaktu besar ibarat melukis  diatas  air. Mencermati  semaraknya kegiatan pembinaan keagamaan di saniangbaka maka semua kitak perlu khawatir dengan nasib agama Islam .

Peserta terbaik Imam:  terbaik I  Ari Budiman mendapat  Bonus uang tunai Rp. 1.000.000.-, Terbaik 2  Yuda Kuala Kespy mendapat uang tunai Rp. 800.000.- , terbaik  3 diraih oleh  Deri mendapat uang tunai Rp. 500.000.-, terbaik 4  M.Fajri mendapat Bonus Rp. 400.000.- dan terbaik 5 diraih oleh Hildo Yami Sand i, sedangkan Terbaik  I pelatihan Muazin  adalah Dedi Muklis utusan Surau tangah dapat bonus Rp. 800,000,-, terbaik II  Apri Yuda utusan Masjid Taqwa Muhammadiyah mendapat bonus  Rp. 500.000.-dan peserta III adalah  Viki Rivando. Dari Surau tangah mendapat bonus Rp.300.000.-(nusa)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: