Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

Pembukaan dan Peningkatan Jalan Kapalo Banda- Pinang

Posted by majalahsaran pada Agustus 22, 2011

Sejak tahun  2009  sudah 2 kali usulan proposal yang sama diajukan  melalui  Jorong Balai Tingkah. Akhirnya impian  rang Saniangbaka untuk terbukanya  jalan umum yang menghubungkan Kapalo Banda – Pinang secara bertahap mulai menemui titik terang. Pasalnya rencana pengerjaan jalan di Jorong Balai Tingkah mulai dari Pinang  sepanjang  2,462 Km dengan lebar  6 m, menghabiskan anggaran Rp.299.115.000.- Sedangkan  nilai swadaya dari masyarakat yang diharapkan sebanyak Rp. 8.840.000.-

Batrik Malano sebagai Ketua  TPK (tim pelaksana lapangan) mengemukakan kepada Saran bahwa proses yang tengah dilalui mulai dari Pengajuan proposal, Perengkingan oleh Masyarakat antar nagari di Kec. X Koto Singkarak, Verivikasi tim kecamatan ke lapangan, musyawarah pra pelaksana untuk menetapkan  PPK, TPK, Kader, tim pemantau yang beranggotakan 18 orang, dan tim lelang yang beranggotakan 3 orang.

Dijelaskan lebih lanjut  bahwa strategi untuk lolos dengan memberikan argumen-argumen yang  rasional. Pertama, untuk mendorong warga masyarakat untuk mengembangkan lahan kosong menjadi  kawasan perkebunan  di daerah Tampat dan sekitarnya. Kedua,  agar lahan sawah produktif yang ada dalam nagari tidak lagi dijadikan rumah. Artinya beberapa tahun kedepan pengembangan pembangunan rumah bukan tidak mungkin diarahkan kawasan sepanjang jalan tersebut. Ketiga  nantinya akan mempermudah  transportasi atau  biaya angkut hasil perkebunan.

Menurut B. Malano, sejauh ini kendala di lapangan berupa pembebasan  beberapa  meter persegi lahan salah seorang warga  yang kurang  mau berkompromi menuntut untuk ganti rugi sebesar Rp. 30 juta. Akhirnya masalah ini dilemparkan ke KAN Saniangbaka.

Keterpanggilan  dan  kemurahan hati  beberapa pengusaha saniangbaka  akhirnya kendala tersebut bisa diatasi. Secara administrasi kendala yang ditemui berupa pelelangan material dan peralatan yang terlalu rendah sehingga para pemborong agak enggan  mengambil resiko nantinya. Padahal medan lokasi pengerjaan jalan sangatlah sulit.

Sekitar Juni  2011 warga masyarakat  telah mengadakan goro bersama untuk merintis jalan yang akan dilalui oleh alat berat Eskavator, dan mesin giling.  Kehadiran warga  sebagai penerima manfaat  dalam goro bersama menunjukkan keinginan yang sungguh –sungguh dan  memberi semangat lembaga dalam  nagari agar bagaimana pengerjaan ini segera terwujud.

Diinformasikan  juga  oleh Dasrizal Chandra Bahar Wali nagari Saniangbaka  bahwa  untuk tahun 2011 ini Jorong   Balai Panjang mandapatkan  Bantuan Lansung Masyarakat  (BLM) berupa pinjaman dana bergulir sebesar Rp. 90 juta perkelompok untuk tiga  kelompok,  masing-masing kelompok mendapat dana Rp. 30 juta Kemudian  untuk SPP Saiyo masih di Jorong Balai Panjang  juga mendapat kucuran dana pinjaman bergulir sebanyak Rp. 50 juta.

Kenapa jorong Balai Panjang yang mendapat dana bantuan tersebut? Alasannya, menurut PPK X Koto Singkarak, Jorong Balai Panjang untuk tahun 2010  merupakan jorong yang tidak bermasalah dalam proses pengelolaan dana SPP PNPM.

Masih untuk tahun 2011 Kelompok Tani Batang Raso  Pinang jorong Balai Tingkah  mendapat bantuan dana perbaikan irigasi Banda  senilai Rp. 20 juta dari Dinas Pertanian Kabupaten Solok. Untuk kecamatan X Koto Singkarak hanya dua Nagari yang mendapat  bantuan irigasi tersebut  yaitu Nagari Saniangbaka dan nagari Koto Sani, demikian yang diinformasikan oleh Wer seorang  yang aktif di PNPM Saniangbaka. (nusa)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: