Majalah Saran

Penggerak Dinamika Saniangbaka

  • Bacaan Para Pengambil Kebijakan

Tekad M Rezki Mambangkik Batang Tarandam

Posted by majalahsaran pada Agustus 22, 2011

“Raso  tanah  rangkah diagiah  aia”,  demikian kalimat yang terucap oleh seorang ibu paruh baya  yang bernama  Yenita, orang tua  salah seorang  penerima bantuan dana pendidikan dari Yayasan pendidikan Saniangbaka.

Diakuinya,  saat menerima bantuan dana pendidikan  berupa uang dalam amplop sebanyak Rp. 3 juta,  Yenita merasa   haru dan bahagia tak terkira, karena  kegalauan hati dan pikiran untuk sementara bisa ditenangkan. Sebelumnya Yenita  beberapa hari sempat  ke sana kemari  demi harapkan seseorang yang ditemuinya mau membantu meminjamkan dana  untuk biaya pendaftaran awal  sang anak bernama   Muhammad Rezki yang lolos  SNMPTN   di UNP  jurusan  Teknik  otomotif.

Kepolosan Yenita  sebagai seorang  ibu yang tengah berjuang  mengupayakan dana untuk kuliah Muhammad Rezki  terkadang  sebagian  orang  kurang memiliki   kepedulian    yang diharapkan. Hal ini  dikarenakan  adanya persepsi  bahwa yang bersangkutan tak akan mungkin mampu  mengembalikan  dana yang dipinjamkan  tersebut.  Untung masih ada sebagian warga yang masih ada rasa empati dengan memberikan  bantuan  atau pinjaman sesuai  dengan kesanggupan.

Muhammad Rezki  yang beralamat di Sumpadang Gobah  tamatan  SMKN  2  Solok tahun  pelajaran 2009/2010. Suatu kali pernah mengungkapkan kepada Saran bahwa ia  punya tekad untuk bisa kuliah  di Perguruan Tinggi Negeri. Satu tahun  Rezki  coba hidup di Jakarta  bekerja di  kedai  Jamu, namun  tekad untuk  harus  kuliah  demi  cita-cita tak pernah padam serta mambakik batang tarandam. Maka 2 minggu menjelang   jadwal SNMPTN  Muhammad Rezki  sudah pulang  ke kampung  persiapkan diri.

Akhirnya   apa yang menjadi  impian  Muhammad Rezki  terwujud. Rezki  yang walau sehari  tidak didampingi sang ayah, sangat  bersyukur   sekali pada Allah SWT  dan berterima kasih  sekali  kepada Pengurus  Yayasan  Pendidikan Saniangbaka.  Semoga  Allah membalasi siapa saja hambanya telah  berbuat  kebaikan untuk orang lain. Do’akan semoga  Rezki sukses kuliahnya.

Bahagiakan Orang Tua dan buat bangga orang Saniangbaka.

Memang apa yang telah dicapai untuk bisa kuliah ITB belumlah seberapa akan tetapi bagi Syarifudin Arifendi yang sehari-hari dipanggil Arif suku Piliang  Saniangbaka merupakan  anak ke 4 dari 6 bersaudara dari pasangan Eddy Jamin dengan Endriani.

Arif yang baru saja menamatkan pendidikan  SMAN 2 Cimahi,  dalam keterangannya seperti yang juga dituangkan dalam formulir Tim Verivikasi dijelaskan bahwa lolos di ITB jurusan SITH merupakan suatu kebanggaan tersendiri baginya dan memberikan kebanggaan bagi Saniangbaka.

Sejak awal impian untuk bisa kuliah di ITB  tidak sekedar mimpi akan tetapi bagi Arif di samping belajar  keras, sungguh-sungguh juga berupaya mengasah kecerdasan spiritual  dengan cara rajin mengerjakan shalat Duha, shalat tahajut.  Hal ini menjadi sprit  tersendiri bagi Arif dalam menggapai cita-citanya.

Arif yang juga salah seorang penerima bantuan dari Yayasan Pendidikan Saniangbaka merasa bersyukur dan berterima kasih semoga  Yayasan Pendidikan Saniangbaka tetap eksis dalam membantu kelanjutan pendidikan anak nagari Saniangbaka. Semoga kelak bisa membahagiakan orang tua  dan membangun nagari Saniangbaka tercinta. (nusa)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: